Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Peluang Usaha..... Yuk Kita Semangat Bikin Usaha

Peluang Usaha..... Yuk Kita Semangat Bikin Usaha

Peluang usaha...kata kunci ini kini lagi banyak dicari dibelantara media maya..ya kecenderungan banyak orang dikala ini ialah ingin ber-wiraswasta atau membuka perjuangan sendiri. Salah satu kata-kata "unik" dari seorang pengusaha yang bergaya nyentrik almarhum BOB SADINO ...bahwa :
Orang g0blok itu gak banyak mikir, yang penting terus melangkah. Orang berakal kebanyakan mikir, kesannya tidak pernah melangkah.
kata kunci ini kini lagi banyak dicari dibelantara media maya Peluang Usaha..... Yuk Kita SEMANGAT Bikin Usaha
Memulai Perjuangan Kecil Dan Meraih Sukses..Ini Beliau 10 Tips-Nya

Memulai Perjuangan Kecil Dan Meraih Sukses..Ini Beliau 10 Tips-Nya

Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Lebih baik jadi kepala semut daripada ekor gajah. Begitu dalih para pengusaha. Berwirausaha memang sangat menggoda. Dengan perilaku yang tepat, sukses bukan cuma impian.

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, niscaya Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari perjuangan kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menerka bakal mencetak keberhasilan menyerupai sekarang.

 Lebih baik jadi kepala semut daripada ekor gajah Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses..Ini Dia 10 Tips-nya

Perusahaan pemula yang bermetamorfosis perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapat jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 hukum untuk memulai perjuangan kecil. Daftar ini lebih untuk menciptakan Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar harapan terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat menciptakan model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari teladan sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, kemudian pelajari. Bila Anda tak sanggup menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis ialah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jikalau semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal gulung tikar alasannya dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan laba langsung dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda niscaya tidak akan bisa membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, ialah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, contohnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu ketika Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, alasannya lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan hukum ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga mempunyai nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran perjuangan Anda, pada balasannya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting ketika Anda memulai usaha. Sangat disayangkan perilaku pemilik perjuangan yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda putus asa memasarkannya.Tapi, jikalau Anda bersaing pada harga, Anda pada balasannya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi alasannya mempunyai nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani perjuangan – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, hingga harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir ihwal angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar menyerupai aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan menciptakan perusahaan kecil sanggup bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, menyerupai halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memperlihatkan diskon menurut besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik menciptakan mereka juga sanggup memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memperlihatkan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda dihentikan setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine) Link
Peluang Perjuangan Motivasi : 7 Fakta Menyesatkan Aliran Bob Sadino Dalam Berbisnis

Peluang Perjuangan Motivasi : 7 Fakta Menyesatkan Aliran Bob Sadino Dalam Berbisnis

"Sebelum membaca ini, persiapkan mental dan pikiran anda, jangan eksklusif menarik kesimpulan. Semua pilihan kembali kepada diri anda masing-masing! selamat membaca" :)

 ***

              Siapa yang tidak mengenal Bob Sadino ( biasa di panggil Om Bob) icon bisnis dan motivasi yang sudah banyak menghiasi dinamika bisnis di Indonesia. Bob Sadino dikenal blak-blakan dalam memberikan seminar Bisnis, dan selalu tampil dengan ciri khasnya yaitu celana pendek. Beberapa kali mengikuti seminar dan diskusinya, Anda niscaya akan merekam statement-statement keras yang barangkali tidak lazim bagi Anda. Statement yang menjadikan kontroversi, dan bahkan menjadikan beberapa mahasiswa kesannya keluar dan berhenti dari dingklik kuliah. 

 Semua pilihan kembali kepada diri anda masing PELUANG USAHA MOTIVASI : 7 Fakta Menyesatkan Ajaran Bob Sadino dalam Berbisnis
Bob Sadino

Siapa Bob Sadino? Saya tidak akan membahas lebih dalam, Anda sanggup search di google. Sebagai orang yang cerdas, apa yang disampaikannya terkadang tidak masuk diakal dan tidak logis. itulah sebabnya Anda, apalagi yang masih belum banyak mengenal seminarnya beliau, harus menelaah dan mencermati apa maksud ungkapan dia dan apa yang terkandung dari statement yang dia sampaikan. Selama mengikuti beberapa kali seminar yang dia sampaikan, berikut ada beberapa catatan saya pribadi, yang berdasarkan saya ‘menyesatkan’ kalau kita menelan mentah-mentah apa yang disampaikan. Ini merupakan pendapat saya pribadi, Anda boleh sependapat boleh juga tidak, itu hak Anda, coba simak statement yang sering dia ungkapkan berikut ini.

1. Jika Ingin Bahagia (Sukses) Jangan Makara Karyawan. 

Ketika mengikuti seminar di semarang, salah satu statement yang menciptakan gemuruh penerima adalah, bahwa.. "jika ingin senang (sukses) jangan jadi karyawan..” padahal audience dari seminar itu yaitu sebagian karyawan.. Statement dia ini berdasarkan saya, tidak salah. Namun juga tidak sepenuhnya benar. Kebahagian dan kesuksesan itu tidak semata-mata diukur dari banyaknya materi, dan apa profesi seseorang. Lalu apakah hidup sebagai karyawan itu tidak bahagia? Tidak juga. Banyak karyawan yang senang dengan segala kondisinya. Tentu parameter kebahagian berbeda, beda setiap orang. Apakah statement ini salah? Tidak juga.. memang peluang mencapai kebahagian dengan keberlimpahan bahan akan lebih terasa kalau kita menggapainya melalui bisnis, melalui dagang dan sukses. Tetapi tidak sedikit juga pengusaha yang terlilit hutang dan kesannya sengsara. Sekali lagi pilihan sukses dan senang itu bergantung yang menjalani. Tentu dengan konsekuensi masing-masing memang dengan berbisnis, peluang seseorang untuk mencapai puncak kebahagian jauh lebih terbuka.

2. Kuliah Itu Gobl*K-Siapa Yang Hadir Di Seminar Ini, Besok Jangan Masuk Kuliah. 

Masih di seminar dikota yang sama, dia secara terang-terangan memberikan kalau kuliah itu aktivitas Gobl*k, besok jangan masuk kuliah. Sangat frontal memang, memberikan statement ibarat itu didepan ratusan mahasiswa dan akademisi. Tentu saja banyak audience yang kemudian heboh dengan sendirinya, maklum sebagian penerima seminar itu yaitu anak muda yang polos, lugu, dan gres semangatnya mencari jatidiri di kampus tercinta.. mendengar statement itu tentu batinnya berontak.. Namun kalau kita mau berpikir mendalam, apa yang disampaikan om Bob ini
sebenarnya sangat masuk akal. Namun bagi sebagian orang ini justru menyesatkan, apalagi bagi MABA (mahasiswa Baru). Maksud saya, kalau Anda ingin mencapai karir bisnis Anda dengan belajar sendiri dan mencar ilmu berjualan sablon printing, contohnya ( ibarat yang banyak dilakukan MABA ketika menciptakan bisnis plan ) terus apa gunanya kuliah, kalau yang dipelajari yaitu science. Maka apa istilah yang sempurna kalau bukan Gobl*k (versi bob sadino) . Contoh lagi, bisnis di bidang hiburan padahal kuliahnya psicology, bisnis di bidang desain padahal kuliahnya di MIPA, bisnis masakan padahal kuliahnya di TEKNIK, bagaimana gak Gobl*k.. apa yang susah-susah di pelajari, tidak digunakan dalam bisnis. Lalu bagaimana seharusnya?

3. IPK Diatas 3 Koma Alamat Calon Karyawan. Satu fakta yang menarik, kata dia.

Kalau kuliah kok IPKnya diatas 3, itu tandanya calon karyawan. Hmm, sangat masuk akal. Karena kecenderungan orang yang mempunyai IPK anggun apalagi di Fakultas Favorit, tentu mempunyai idealisme tinggi, mengaplikasikan ilmunya. Tidak lain yaitu melamar kerjaan, di perusahaan dan menjadi karyawan. Itulah mengapa justru bob sadino mengajarkan, kalau mau sukses bisnis IPK harus jeblok. Tidak salah sih.. lantaran dengan demikian tidak mempunyai pilihan lain selain berwirausaha, lantaran kalaupun mau melamar kerja juga tidak ada yang mendapatkan lantaran IPKnya dibawah standart, justru dengan demikian akan ‘terpaksa’ menentukan jalan entrepreneur. Lalu apa jadinya kalau IPK diatas 3, kemudian menentukan berbisnis… Ada, tapi sangat sedikit.. sekali lagi Life is a choice.. secara logika harusnya yang IPKnya diatas 3 ini juka diaplikasikan dalam bisnis harusnya lebih anggun lagi hasilnya.. bukankah begitu?

4. Kuliah Itu Hanya Memasukkan ‘Sampah’ Ke Kepala Anda

Salah satu Fakta yang menyesatkan lainnya yaitu “ Kuliah itu memasukkan ‘Sampah’ ke kepala Anda. Bagi setiap orang yang masih kuliah mendengar statement ini niscaya protes, tidak terkecuali penerima seminar yang notabene masih kuliah. Mereka merasa apa yang dilakukan setiap hari berarti memasukkan sampah kekepala mereka..? apakah ini salah?, tidak juga.. lantaran memang apa yang dipelajari itu tidak digunakan di kemudian hari, kalau kita bercita-cita menjadi bisnisman sukses sepertia om Bob. Apa sebabnya? Bob Sadino meniti karir bisnisnya dari Nol, dan mempelajarinya dari lapangan, dari pengalaman dan dari percobaannya sendiri. Makanya ketika mempelajari sesuatu di dingklik kuliah sementara apa yang dipelajari itu tidak digunakan maka apa yang dipelajari itu menjadi sampah bagi otak kita. Satu statemen yang menguatkan ini yaitu bahwa dia berpesan, “jadilah insan pembelajar”. Jangan hanya dari dingklik kuliah, tapi pelajarilah dari kuliah kehidupan yang Anda jalani.

5. Kalau Ingin Kaya, Bisnis Sayuran

Haha.. secara, awalnya dia yaitu pengusaha sayuran pantas saja perjuangan yang direkomendasikan yaitu bisnis sayuran, ini yaitu tipikal orang yang konsisten dengan apa yang diucapkan. Dia mengajarkan apa yang dia lakukan, menunjukkan apa yang sudah dilalui - jadi tidak asal suara saja. Cerdas.

6. Pebisnis Itu Harus Nyentrik

Apakah pebisnis harus nyentrik? Hmm sanggup iya, sanggup juga tidak.. kalau tipikalnya om Bob sadino, senyentrik itu pun tentu orang akan menaruh rasa hormat ke beliau, maklum.. selain pengusaha, dia juga menjadi mentor banyak orang, dan menghasilkan pengusaha yang berbobot juga dibawah angkatannya Om BOB. Wajar bila senyentrik apaun penampilannya oran akan segan dengan beliau.. Nah kalo kita-kita, itu nafsi-nafsi saja.. ingin nyentrik silahkan, tidak juga ndak ada masalah.

7. Bisnis Itu Hanya Modal Dengkul, Bahkan Jika Anda Tidak Punya Dengkul – Pinjam Orang Dengkul Lain

Banyak penerima di sesi Tanya jawab mengeluhkan perihal keterbatasan modal yang dimiliki, kemudian apa kata om Bob perihal ini, dia berujar; "mau gak kira-kira kalo dengkulnya dibeli 500juta..? tidak mau kan, berarti Anda punya modal 1 milyar dengan 2 dengkul Anda, :-) " kurang lebih begitu.. ** Begitulah abjad Om Bob yang Nyentrik, ‘menyesatkan’ bagi sebagian orang yang hanya menangkap apa yang diucapkan tapi bukan apa yang ingin disampaikan, beruntunglah orang yang disesatkan dia kejalan kebaikan kemudian menjadi entrepreneur, dan sukses. Jika gagal, maka wajib menghabiskan kegagalan itu hingga hanya berhasil yang bersisa. Ada satu statemen yang menarik yang patut Anda catat. Suatu ketika di solo, ada penerima yang bertanya.. “Bisnis apakah yang Prospektif Om Bob ..? dia menjawab “Bisnis yang prospektif yaitu bisnis yang ‘dibuka’ bukan ditanyakan terus.. :-D” sangat singkat namun mengena… ketika ditanya, berapa kekayaan om Bob ketika ini?, dengan nyantai dia akan menjawab, tidak tahu.. yang terperinci banyak, saya saja gak pernah ngitung... jujur saya juga kagum dengan semangat dia membuatkan entrepreneurship dikalangan pemuda.. biar berkenan.

***
Tapi sedikit mengutip perkataan Mario Teguh yaitu: "Itu pola kecil dari orang yang berpendidikan rendah, apalagi yang berpendidikan tinggi. tuntutlah ilmu hingga ke negeri China".

#source by : kaskus & Fanpage Mix Knowleadge
baca juga di sini: https://www.jagoantekno.com//search?q=7-fakta-menyesatkan-ajaran-bob-sadino
Cara Gampang Budidaya Lele

Cara Gampang Budidaya Lele

Peluang perjuangan sektor peternakan masih sangat menjanjikan di tahun-tahun mendatang. Terlebih konsumsi dan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi menjadi faktor dimana perjuangan ternak menjadi sebuah perjuangan yang menguntungkan.
Salahsatunya budidaya ikan lele patut dicoba alasannya besarnya minat masyarakat terhadap ikan ini. Cara budidaya ikan lele untuk pemula pun tergolong gampang dengan modal yang cukup terjangkau. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup bertahan hidup dalam kepadatan yang tinggi serta tingkat konversi pakan yang baik. Dengan membudidayakan ikan lele secara intensif, maka hasil panen yang didapatkan bisa mendatangkan laba tinggi nan berlipat.
Pada umunya terdapat 2 segmen pembudidayaan ikan lele di Indonesia, yaitu Pembenihan dan Pembesaran. Kedua segmen ini sama-sama bertujuan menghasilkan panen kualitas terbaik. Pembenihan ialah segmen yang bertujuan menghasilkan benih ikan lele kualitas elok sehingga bisa dikembangkan secara baik pula. Sedangkan segmen pembesaran ialah belahan dari perjuangan menghasilkan panen ikan lele siap konsumsi. Apa saja cara budidaya ikan lele untuk pemula? Berikut ini 6 tahapannya :
1. Penyiapan Lahan Budidaya Lele
Penentuan lahan atau bak budidaya lele ini harus diubahsuaikan dengan beberapa hal, diantaranya :
• Kondisi Lingkungan Sekitar Calon Kolam
• Sumber Daya Manusia yang Memadai
• Sumber Dana atau Modal yang Tersedia
Dengan memperhatikan hal tersebut diatas, maka Anda bisa tetapkan bak ibarat apa yang cocok bagi segi perjuangan budidaya yang Anda mulai. Kolam budidaya ikan lele mempunyai beberapa tipe dengan keunggulan dan kelemahan masing-masing. Berikut ini 5 tipe kolam  budidaya ikan lele yang biasa ditemukan di Indonesia :
• Kolam Tanah
• Kolam Terpal
• Jaring Apung
• Kolam Semen
• Keramba
Lahan bak yang dipilih pun harus bebas dari penyakit dan mikroorganisme jahat penyebab gagal panen. Contohnya bila Anda menentukan untuk menggunakan lahan bak tanah, maka Anda perlu mencangkul untuk mengangkat lumpur hitam yang mengandung amonia dan hidrogen sulfida, lalu menyeimbangkan keasaman bak dengan cara pengapuran dan penyediaan nutrisi bagi biota air (pakan lele) dengan cara pemupukan.
Hal lain yag perlu diperhatikan ialah ketinggian air kolam. Idealnya, bak ikan lele mempunyai ketinggian air pada 100-120cm dengan cukup sinar matahari. Dengan ketinggian air demikian, sinar matahari masih bisa menembus air bak dan sanggup membantu menyuburkan perkembangan fitoplankton dan biota air lainnya.
2. Pembenihan Ikan Lele
Tahapan selanjutnya cara budidaya ikan lele untuk pemula ialah pemilihan benih atau bibit ikan lele yang berkualitas tinggi semoga menghasilkan panen berlimpah nan menguntungkan. Dari beberapa analisis perjuangan budidaya ikan lele, bisa disimpulkan bahwa bibit ikan Lele Sangkuriang yang merupakan hasil pembibitan anak negeri, ialah satu diantara bibit ikan lele kualitas unggulan. Adapun beberapa syarat atau ciri khas bibit ikan lele unggulan ialah :
• Bebas dari bibit penyakit
• Tubuhnya licin, kulitnya mengkilap
• Tanpa ada cacat tubuh
• Gerakannya lincah sehingga gaya renangnya pun normal
• Panjang bibit kisaran 5-7cm
Sesudah menentukan bibit jenis unggulan, maka tahapan selanjutnya cara budidaya ikan lele untuk pemula ialah dengan menyesuaikan bibit dengan suhu air. Masukkan bibit kedalam wadah dan biarkan bibit tersebut berenang selama 15 menit. Kemudian miringkan wadah tadi, dan biarkan bibit berenang keluar dan masuk ke dalam lahan kolam. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan bibit dari stres pasca menempati lingkungan atau habitat baru.
3. Pakan Budidaya Ikan Lele
Sesuaikan pakan ini dengan kebutuhan, umumnya ikan lele membutuhkan pakan 3-6% dari bobot tubuhnya. Contoh : Bobot ikan lele 50gr, maka pakannya 2,5gr atau 5% dari bobot tubuhnya. Jadwal pertolongan pakan pun disesuaikan, 4-5 kali sehari.
Sebagai binatang nocturnal, ikan lele akan aktif bergerak di malam hari, maka pertimbangkan untuk memperbanyak pakan lele di sore dan malam hari. Dan jangan hingga terlambat, alasannya ikan lele mempunyai sifat kanibal, akan memangsa sejenisnya yang berukuran lebih kecil demi memenuhi kebutuhan pangan.
Kandungan nutrisi yang harus dipenuhi dalam pakan lele ialah :
• 30% protein
• 15% lemak
• 20% karbohidrat
• Sisanya vitamin dan mineral
Disarankan untuk menunjukkan pakan pelengkap berupa ampas tahu, keong mas, dan limbah ayam.
4. Perawatan
Cara budidaya ikan lele selanjutnya ialah pengelolaan air kolam, sebagai belahan dari tahapan perawatan dan pemeliharaan. Kualitas air harus dijaga setiap hari, dengan cara :
• Singkirkan dan buang sisa masakan yang tak habis di kolam
• Buang sepertiga air belahan bawah, alasannya tingkat munculnya bibit penyakit lebih tinggi pada endapan air terbawah
• Buang lumpur endapan kolam. Lumpur ini berbau busuk dan mengandung amonia serta hidrogen sulfida – penyebab utama gagal panen
5. Pengendalian Hama Penyakit
Hama yang biasa menyerang ikan lele bisa dibagi menjadi 2 yaitu :
• Predator : hama ini pada umumnya menyerang dari luar kolam, ibarat Linsang, Ular sawah, Musang Air, Burung, dan Sero. Untuk menghindari serangan predator ini, Anda bisa memasang pagar sekeliling kolam, jaring atau saringan di susukan dan keluar air.
• Mikroorganisme : Protozoa, Virus dan Bakteri. Ketiganya ialah penyebab penyakit yang paling mematikan pada budidaya ikan lele, ibarat bintik putih, luka di kepala dan ekor, serta kembung perut.
Untuk itu tetap jaga kualitas air, frekuensi pencucian bak dan frekuensi pertolongan pakan.
6. Panen Ikan Lele
Nah, inilah yang Anda petik dari hasil kerja keras Anda membudidaya ikan lele. Yang perlu Anda ingat ialah sebelum memanen, hendaknya jangan diberikan pakan semoga lele tidak buang kotoran dikala dipanen. 9-12 ekor per kg dengan bobot 500gr per ekor siap Anda panen sesudah mempraktekkan cara budidaya ikan lele untuk pemula diatas.
Baca Juga : 10 Tips Sukses Bisnis Ala Chairul Tanjung Yang Harus Diketahui
Namun yang harus anda ketahui, hasil panen di atas hanya sebatas asumsi saja, kesudahannya bisa lebih banyak atau bahkan lebih sedikit tergantung dari cara anda membudidayakan. Cukup sekian yang sanggup kami bagikan di kesempatan kali ini, semoga rujukan wacana budidaya ikan lele ini bisa bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa share ya...
Panduan Budidaya Belibis Petelur

Panduan Budidaya Belibis Petelur

Panduan Awal Beternak Bebek Petelur Untuk Hasil Maksimal

Pada tahun 1998, populasi belibis di tanah air mengalami penurunan hebat akhir ketidakmampuan peternak membeli pakan di era krisis moneter simpulan tahun 1997.

Namun populasi ternak belibis meningkat kembali pada tahun 1999. Berdasarkan keterangan Departemen Pertanian RI sampai pada tahun 2001, populasi belibis sudah mencapai 29.905.705 ekor.

Bebek lokal khas Indonesia pada umumnya di pelihara sebagai unggas penghasil telur, satu peringkat di bawah telur ayam ras. Sampai dikala ini pemanfaatannya secara terkenal masih terbatas pada pembuatan telur asin.

Daerah yang di kenal sebagai pusat beternak belibis petelur di Indonesia utamanya terdapat di Jawa Tengah, Jawa Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Pada tempat tersebut banyak terbentuk kelompok-kelompok tani yang melaksanakan pengembangan dan pembibitan ternak bebek.

Bebek lokal Indonesia di sebut Indian Runner. Pada umumnya bebek-bebek tersebut di manfaatkan sebagai penghasil telur dan sudah tidak mempunyai sifat mengeram. Tampaknya dari jenis-jenis belibis di atas, belibis Mojosari dan Alabio termasuk yang paling unggul.

Hal ini terbukti bahwa kedua jenis belibis lokal tersebut pada dikala ini di jadikan sebagai spesies belibis percontohan (unggul) di Indonesia.

Pada umumnya pemeliharaan belibis di lakukan secara tradisional (ekstensif). Hal ini di lakukan oleh peternak yang bebeknya belum terseleksi, terutama di daerah-daerah persawahan atau rawa-rawa.

Seleksi gres di lakukan pada pemeliharaan belibis secara semi-intensif atau intensif, dengan maksud biar produksi telur minimal 60%.

Hasil budidaya ternak belibis petelur terdiri atas hasil utama, sampingan dan limbah. Hasil utama yakni berupa telur, sementara hasil sampingan yakni berupa belibis afkir dan bulu. Hasil limbah tentu saja berupa feses.

Manfaat hasil ternak belibis petelur

Telur belibis selain sanggup di manfaatkan dalam bentuk segar, juga sanggup di olah menjadi martabak, telur gembung, kerupuk dan telur asin.

Sedangkan belibis afkir sanggup di olah menjadi gulai, belibis goreng, abon, baso, nugget dan olahan pangan lainnya, selanjutnya bulu sanggup di jadikan materi isian kasur, alas kursi, jaket, hiasan dinding, penjepit rambut atau kerajinan tangan lainnya.

Fesesnya sanggup di manfaatkan sebagai pupuk sangkar atau pakan ikan lele atau belut.

Penggunaan telur belibis sebagai materi baku pembuatan telur asin tidak sanggup di gantikan oleh telur unggas lain. Standar telur asin yang baik yakni mempunyai kuning telur berminyak, dan putih telur yang hambar.

Prospek dan peluang pasar industri ini masih terbuka lebar, mengingat kondisi telur asin yang bisa bertahan dalam jangka waktu yang jauh lebih usang ketimbang telur segar.

Jawara pusat produksi telur asin sampai dikala ini masih di pegang oleh kota Brebes, Jawa Tengah.

Penetapan dan struktur lokasi usaha

Untuk mendirikan perjuangan ternak bebek, di wajibkan untuk memperoleh izin pendirian perjuangan yang di berikan oleh Gubernur (Kepala tempat tingkat 1) untuk skala perjuangan 15.000 - 25.000 ekor. Jika angkanya naik di atas 25.000 ekor maka izin dari Dirjen Peternakan wajib di urus pula perubahan statusnya.

Sedangkan pada skala perjuangan di bawah 25.000 ekor, tidak perlu mengurus perijinannya alasannya yakni di anggap sebagai industri rumah tangga.

Demi memaksimalkan potensi produksi ternak bebek, maka dalam pemilihan lokasi peternakan, di anjurkan agar:

- Cukup jauh dari bunyi gaduh
- Tidak terlalu akrab dengan pemukiman
- Bersuhu sejuk, namun tidak terkena sinar matahari eksklusif atau angin kencang
- Dekat dengan sumber air, dan
- Dekat dengan sumber pakan

Pada pemeliharaan semi-intensif dan intensif, bangunan sangkar harus menciptakan ternak merasa nyaman. Jarak sangkar anak dengan yang remaja yakni sekitar 50 meter, sementara ruang gerak ternak belibis remaja membutuhkan spasi sekitar 0.3 – 0.5 meter per segi setiap ekornya.

Cara beternak belibis petelur - kandang

Tinggi sangkar ideal minimal 2 meter, sementara lebar sangkar maksimal 8 meter. Dinding sangkar sanggup di susun atas kawat atau bilah bambu. Kandang harus menerima penerangan yang cukup, sementara alasnya harus gampang di bersihkan dan sekelilingnya mempunyai drainase yang baik.

Pola sumbangan pakan belibis petelur

Pada peternakan jenis ekstensif, sebagian besar ternak mencari pakannya sendiri, sehingga produksi telurnya relatif rendah (tergantung ketersediaan pakan), dan sulit di seleksi.

Sementara, dalam pemeliharaan semi-intensif dan intensif, pakan di sediakan oleh sebagian atau seluruhnya oleh peternak. Produksi telur pun meningkat dan seleksinya sanggup di kontrol. Jumlah Bebek yang di pelihara pada sistem intensif sebaiknya terdiri atas 50 - 100 ekor per kelompok.

Proses pengembangbiakkan

"Keberhasilan perjuangan ternak belibis sangat bergantung kepada: bibit, pakan dan manajemen."

Bibit belibis yang unggul menyerupai ayam ras, belum ada sampai dikala ini di Indonesia, perjuangan pembibitan ternak belibis masih mengandalkan pesanan pasif dan teknologi penetasan sederhana.

Untuk memulai tahap pembesaran, peternak sanggup memperoleh anakan (bibit/DOD) itik dari perjuangan penetasan atau perjuangan budidaya belibis petelur, atau bisa juga dengan cara menetaskan sendiri dari telur induk yang sudah di pelihara.

Pada perjuangan produksi telur Bebek, peternak sanggup membeli belibis dara yang khusus di kembangbiakkan oleh perjuangan pembesaran dan industri telur asin.

Setiap tahap pemeliharaan harus selalu di seleksi. Anakan (DOD) harus di pilih yang penampilan fisiknya prima. Selama periode produksi, peternak juga harus jeli menyeleksi bebeknya. Hal ini di dasari oleh banyak pengalaman,

Bebek yang tingkat produksinya di atas 70% hanya berkisar antara 30-50% dari total populasi.
Seleksi sanggup di lakukan melalui pengukuran jarak rentang tulang pubis. Bila belibis di pelihara dengan tujuan menghasilkan telur tetas, maka di perlukan belibis jantan dengan perbandingan satu pejantan untuk 6-10 ekor betina.

Pakan menjadi faktor krusial dalam budidaya bebek, alasannya yakni dalam pemeliharaan intensif, biaya pakan sanggup mencapai 60-70% dari total biaya produksi. Kandungan nutrisi dan jumlah pakan yang di berikan haruslah benar-benar efisien dan sesuai kebutuhan.

Saat ini masih jarang di temui pabrik yang khusus memproduksi pakan untuk bebek, sehingga umumnya peternak meracik sendiri “ramuan” yang terdiri dari pakan konsentrat yang di campur dengan pakan alami (menir, dedak, jagung, keong mas, rucah, dan sebagainya).

Dalam beternak belibis petelur, pola produksi umumnya di mulai dari fase pertumbuhan selama 5-6 bulan, kemudian bertelur selama 6 bulan, kemudian mengalami rontok bulu (istirahat bertelur) sekitar 2 bulan.

Bebek akan bertelur kembali untuk kali kedua sekitar 5 bulan berikutnya. Oleh alasannya yakni itu jumlah belibis yang akan di pelihara dan di masukkan per siklusnya harus di jadwalkan secara matang sehingga produksi telur menjadi berkesinambungan sesuai kecenderungan pasar.

Kepadatan sangkar ternak, suhu lingkungan, jumlah wadah pakan, jumlah wadah air minum, kualitas serta kuantitas pakan harus di sediakan secara sigap sesuai dengan kebutuhan menurut umur ternak.

Pencegahan terhadap penyakit harus di lakukan secara periodik. Utamakan perilaku hiegienis untuk menjamin mutu dan keamanan telur di hadapan konsumen.

Ada beberapa kelebihan perjuangan belibis ketimbang ayam ras. Seringkali harga telur ayam ras atau berfluktuasi tak menentu.

Namun, hal tersebut tidak berlaku pada bibit-bibit ternak lokal menyerupai ayam kampung dan bebek. Harga telur belibis dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tingkat resikonya sanggup di minimalisir tergantung pada kecakapan administrasi ternak.

Beberapa persyaratan aspek teknis produksi yang perlu Anda penuhi:

Bibit: Gunakan hasil seleksi unggul dengan tingkat produksi minimal 70% pada siklus pertama (6 bulan) dan minimal 60% pada siklus kedua (5 bulan).
Pakan: Mengingat besarnya biaya pakan berbanding total biaya produksi (mencapai 70%), maka kandungan nutrisi yang di sajikan harus efisien dan tidak tercecer.
Kepadatan sangkar dan peralatannya: Bebek sebaiknya di pelihara dengan kapasitas 3 ekor/m2 dan jumlah satu kelompok di sarankan berkisar antara 50 - 100 ekor dewasa. Wadah pakan yang di sediakan harus menjamin semua belibis sanggup makan secara merata sehingga hasil keluaran produksi telur sebanding.
Pencegahan penyakit: Periksa kesehatan belibis secara terpola supaya pertumbuhan fisik dan tingkat produksi telurnya sanggup di maksimalkan.
Mortalitas: Usahakan untuk menjaga tingkat maut ternak maksimal lima persen dari siklus penetasan sampai di afkir.
Tenaga kerja: Jumlah tenaga kerja idealnya di batasi sebanyak 2 orang per 1000 ekor ternak, biar lebih ekonomis.
Penanganan telur: Penanganan produksi telur juga harus efisien. berhati-hatilah dalam mengambil, menyimpan, dan mengirim. Usahakan tingkat kerusakan maksimal di bawah 5%.
Peternak juga di sarankan untuk terus meningkatkan pengetahuannya mengenai teknologi budidaya, entah itu lewat seminar yang di adakan dinas terkait, literatur buku, ataupun sumber-sumber dari internet.

Dengan demikian pengetahuan dan keterampilan penanganan pra sampai pasca panen sanggup berjalan optimal.

SUMBER: http://blog.indonetwork.co.id

5 Penyakit Penghalang Sukses

5 Penyakit Penghalang Sukses

No pain no gain. Tahu dong arti quote ini. Yup, gak ada kesuksesan yang instan atau jatuh dari langit gitu aja. Ada upaya dan usaha untuk meraihnya. Kecuali kita yakni anak juragan ladang emas ratusan hektar.

Jangan bahagia dulu! Meskipun kita berasal dari keluarga kaya raya, kesuksesan yang kita sanggup dari warisan itu bukan gak mungkin lenyap seketika. Semuanya bergantung pada kesiapan kita. Sudah punya mental orang sukses atau belum.

Sukses di sini tentunya mengarah ke soal finansial. Tapi sisi lainnya dalam kehidupan gak lantas ditinggalkan begitu saja.

Akan lebih indah jikalau kesuksesan finansial itu diiringi dengan keberhasilan dalam hal lainnya. Misalnya dalam rumah tangga. Kan gak lucu, rumah kayak istana tapi keluarga berantakan.

Karena itulah kita mesti menyiapkan segalanya semoga sukses lahir-batin. Mari kita lihat ke diri masing-masing. Jangan harap kau bisa sukses kalau masih mempertahankan hal-hal ini.

1. Berpikiran sempit

Jadilah orang yang open mind semoga bisa terus mengasah kemampuan diri. Dengan membuka diri ke hal-hal baru, kita jadi bisa menemukan dan berguru hal baru. Pengetahuan ini bisa diolah sebagai bekal kita untuk mengejar kesuksesan. Entah itu saran, kritik, dan bahkan umpatan orang.

Namun tentu saja kita mesti selektif dan bukan menelan mentah-mentah semuanya. Yang nyata kita olah, yang negatif dibuang ke kawasan sampah.

Yang penting, kita terbuka mendapatkan segala sesuatu menyangkut usaha atau karier kita. Kalau berpikiran sempit, yang ada di pikiran ya itu-itu saja. Bisa-bisa kita kalah bersaing melawan mereka yang lebih terbuka.

2.Pasif

Orang pasif cenderung menunggu. Mana bisa menunggu kesuksesan? Kita mesti aktif untuk meraihnya. Mulailah dengan sering mengatakan inisiatif.

Baik sebagai pengusaha maupun pegawai, inisiatif itu penting banget loh. Tanpa inisiatif, acara bakal monoton dan ketinggalan zaman. Termasuk di dalamnya punya keberanian. Kita mesti berani berinisiatif. Orang yang malu-malu kucing jangan harap bisa menikmati kesuksesan.

3.Gampang menyerah

Pantang mengalah yakni salah satu kunci seorang pengusaha yang sukses. Meski dihadang apa pun, berusaha mencari solusi dari problem tersebut. Bukan malah mengalah kemudian kabur dari masalah.

Seberat apapun, problem itu harus dihadapi. Jika gagal, kita malah bisa berguru dari sana. Dengan begitu, kita bisa mencegah jatuh di kesalahan yang sama dalam proses berikutnya.

4.Terburu nafsu

Orang yang mengejar kesuksesan, harus bisa membedakan antara harapan dan kebutuhan. Jika karam dalam nafsu menginginkan sesuatu, orang bisa jadi gelap mata. Termasuk yang melanggar norma dan bahkan ketentuan hukum.

Hal ini malah bisa menjadi blunder dalam upaya mencapai kesuksesan. Target harus dipasang sebagai kebutuhan, bukan keinginan. Pandai-pandailah mengatur ambisi biar tetap terkendali.

5.Berpikir negatif

Pikiran yang negatif biasanya berujung ke perbuatan yang negatif pula. Meski pesaing terlihat melaksanakan kecurangan, jangan hingga terbawa arus dan ikut melaksanakan hal yang sama.

Apa yang kita pikirkan itu belum tentu benar. Siapa tahu itu hanya pikiran negatif kita saja. Terlebih jikalau hingga ikut melaksanakan kecurangan juga. Dalihnya, yang lain juga curang kok. Hal jelek kok diikuti. Anak SD saja disuruh menghindari yang buruk-buruk.

So, kalau mau sukses harus menyiapkan mental dulu ya. Semoga ke-lima hal di atas gak ada pada diri kita. Selamat berjuang untuk meraih kesuksesan sejati ya!

SUMBER: https://blog.duitpintar.com