Cara Memilih Bisnis Yang Cocok Di Daerah Industri


Kawasan industri ataupun tempat pabrik memang sangat ramai oleh para buruh Pabrik itu. Jumlah sanggup ribuan bahkan puluhan ribu buruh setiap hari yang hilir pulang kampung menuju dan meninggalkan tempat kerja mereka di pabrik. Bahkan pada ketika jama padat jalanpun dibuatnya menjadi macet.
Di setiap keramaian manuisa niscaya banyak peluang bisnis bagi orang-orang yang jeli melihat kesempatan itu. Di area pabrik itu Sahabat bias menmukan banyak sekali macam barang yang di jual atau di jajakan untuk para karyawan maupun oarang lain yang mengantar karyawan ataupun yang hanya sekedar lewat saja.

Bagi yang punya naluri bisnis niscaya mereka melihat keramian yang terjadi di tempat pabrik ini ialah lahan bisnis yang sangat menggiurkan dan prospektif, apabila Sahabat sanggup menganlisa kebutuhan dari para buruh ataupun karyawan pabrik itu.

Bila 20% saja buruh pabrik yang jumlahnya ribuan itu mampir ketempat jualan Sahabat, Sahabat sanggup menghitung sendiri omset dan laba yang di sanggup tiap harinya.
Lalu, kira-kira bisnis apa saja yang cocok di jalankan di tempat industri itu?
Mari Sahabat analisa kebutuhan para buruh atau karyawan di tempat dimana Sahabat tinggal.


1. Apakah kebanyakan buruh atau karyawannya cewek ?
2. Apakah kebanyakan karyawannya lak-laki ?
3. Apakah buruh atau karyawannya masih pada single atau sudah menikah?
4. Apakah buruh atau karyawan punya cukup waktu untuk membeli kuliner di warung?
5. Apakah buruh atau karyawannya diantar dan di jemput oleh pihak pabriknya?
6. Apakah buruh atau karyawannya biasa memarkir kendaraannya?
7. Berapa kira-kira penghasilan buruh itu perbulannya?

Dari pertanyaan – pertanyaan itu sanggup di jawab dengan pandangan gres bisnis yang cocok di tempat industri atau pabrik.

1. Usaha jual pakaian murah

Sering kali karyawan pabrik itu tidak punya cukup waktu untuk berbelanja di mall ataupun pasar yang jarakanya jauh dari lokasi pabrik, maka apabila Sahabat sanggup menyediakan aneka pakaian murah, terutama pakaian wanita, namun cukup berkualitas dan harga juga sanggup lebih miring dari pasar konvensional maka perjuangan ini sanggup sangat menjanjikan. 

Karena buruh diuntungkan dengan penghematan waktu alasannya dekat, penghematan bugdet alasannya harga lebih murah dan tanpa harus mengeluarkan ongkos transportasi tambahan, apalagi kalau Sahabat sanggup mengutamkan kepuasan pelanggan dengan pelayanan yang prima dan tersedianya stock barang yang di cari konsumen. 

Walaupun disitu sudah ada beberapa penjual pakaian murah janganlah berkecil hati, tapi silahkan bersaing dengan baik dan selalu berinovasi biar cara dan tempat bisnis agak benar-benar unik dan menyenagkan untuk di datangi.

Pakaian yang Sahabat jual sanggup berupa kaos-kaos murah namun memiliki motif yang menarik, baju-baju anak-anak, aneka kerudung, aneka baju perempuan dan sebagainya.

2. Jualan pakaian dalaman perempuan dan assesoris.

Bila kebanyakan buruh atau karyawan di tempat itu memang banyak wanitanya, maka bisnis jual-beli pakaian dalam dan asessoris ini juga sangat menjajikan, alasannya memang kaum hawa ini identik dengan kedua macam barang tersebut. 

Bisa saja mereka akan menyerbu jualan anda alasannya mereka sangat menjaga waktu, bila ada barang yang dibutuhkankan kualitas bagus dan harga terjangkau kenapa mesti jauh-jauh beli ke swalayan atau mall yang harganya tentu tidak murah lagi. Intinya sediakan barang yang kira-kira diperlukan oleh buruh atau karyawan, utama pelayanan konsumen, dan jangan lupa kualitas barang dan harganya juga menjadi pertimbangan bagi mereka.

3. Jualan bedak atau kosmetik

Barang yang satu ini juga tidak sanggup terlepas dari tas kaum hawa alias wanita. Mereka dimanapun dan kapanpun terus membawa aneka barang kosmetik ataupun bedak ini, alasannya mereka walaupun bekerja ingin tampak selalu tampil bagus dan menawan. Shingga rata-rata dari mereka selalu bersolek sekedarnya baik di rumah, kantor bahkan di ruang kerja maupun di atas kendaraan sekalipun.

Jadi lapak bedak dan kosmetik Sahabat niscaya akan selalu di lirik dan di samperin oleh para karyawan pabrik ini. Tapi ingat, pelayanan dan daya tarik dari barang dagangan Sahabat harus Sahabat perhatikan. Apakah pelayanan sudah memuaskan dan menyenangkan, apakah penyusunan barang dagangan anda cukup menarik pembeli? Silahkan Sahabat jawab sendiri.

4. Jualan kuliner bungkus.

Ide berikutnya ialah jualan kuliner atau nasi bungkus dengan lauk yang cukup mengandung selera namun harga dan rasa harus dipertimbangkan. Artinya harga miring, rasak cukup memuaskan danporsi juga cukup.

Biasanya para buruh akan mengejar waktu shift bekerja sehingga banyak dari mereka yang tidak sempat sarapan di rumah, atau makan siang di rumah atau tidak sempat lagi memasak dirumah, sehingga mereka menentukan membeli kuliner di seSahabatr pabrik.

Apalagi Sahabat sanggup mengatakan kuliner yang sudah siap santap, terbungkus rapi rasa cukup memuaskan dan harga yang miring dan tentunya tempat yang sangat terjangkau bagi mereka, tanpa perlu keluar jauh-jauh dari tempat mereka kerja.


5. Jual beli pakaian dan assesoris untuk laki-laki.

Nah, apabila kebanyakan karyawannya laki-laki, maka Sahabat sanggup mencoba berjualan pakaian dan assesori untuk kaum adam ini.

Pakaian itu sanggup berupa kaos murah, baju atau celana yang cukup berkualitas namun harga terjangkau, assesoris pria menyerupai ikat pinggang, aneka dompet,sepatu, kaos kaki, jam tangan, beling mata, sarung tangan untuk naik sepeda motor, dan pernak pernik pria lainnya.

6. Usaha barang-barang elektronik atau Gadget yang murmer.

Saat ini insan sudah memasuki kala teknologi baik teknologi digital maupun teknologi informasi, sehingga rata-rata orang mempunya gadget di tangan mereka, bahkan satu orang kadang tidak cukup hanya dengan dua gadget, sanggup 3 atau 5 gadget dengan tipe dan fungsi khusus yang berbeda. 

Nah alat-alat elektronik ini sanggup Sahabat perdagangkan di tempat industri tadi, barang-barang yang cocok untuk sahabt perdagangkan mislanya Android merek tertentu yang harganya terjangkau namun cukup baik kulaitsnya, menyerupai merek Adv*n, Mit*, dan merek-merek terjnagkau lainnya. 

Barangnya sanggup berupa HP, Android, IPAD, Laptop, power bank,Acessoris HP dan sebagainya.

Bila mereka banyak yang bertanya perihal HP dan barang lainnya atau masih gaptek, silahkan juga dilayani dengan sebaik-baik, nanti mereka akan terkesan dan terus teringat sehingga mereka punya perjuangan yang besar lengan berkuasa untuk membelinya dengan cara menabung dulu.

7. Usaha perlatan Rumah Tangga

Nah, bila para buruh dan karyawannya rata-rata sudah berkeluarga, maka selepas bubar dari pabrik mereka pribadi menuju rumah atau keluarga untuk segera bertemu bawah umur atau suami mereka. Kaprikornus mereka juga family oriented lho.

Maka sanggup juga shabat menjual banyak sekali macam keperluan keluarga, alasannya mereka tidak punya cukup waktu untuk keliling pasar mencari perlatan keluarga.

Barang yang bis aSahabat jual bermacam-macam, sanggup dari tempat-tempat makanan, minuman semacam tupper ware dan sebagainya, alat-alat masak dan banyak sekali macam keperluan rumah tangga lainnya.

8. Jualan Pulsa.

Saat ini pulsa ataupun pulsa paket internet erupakan kebutuhan utama bagi sebagian besar orang, berkembangnya teknologi isu sangat mepengaruhi gaya berkomunikasi dan bersosialisasi antar masyarakat.

Saat ini begitu banyak media-media sosial menyerupai Facebook, twitter, instagram dan sebagainya dan juga media pengirim pesan yang modern menyerupai WA, line dan sejenisnya yang harus di susukan melalui internet. Mereka memakai akomodasi itu kapanpun dan dimanapun. Sehingga sering mereka kehabisan pulsa maupun paket internet.

Nah, ii juga peluang bagi Sahabat untuk membuka lapak bisnis jualan pulsa dan paket internet di tempat Pabrik tempat Sahabat mau berbisnis. Sekalian Sahabat bis aberjualan sedikit assesoris HP maupun token pulsa Listrik, pembayaran PDAM dan sebagainya.


9. Penyewaan Lahan Parkir.

Bila Sahabat melihat banyak karyawan atau buruh yang membawa kendaraan sendiri dan ada duduk perkara untuk memarkir kendaraan mereka, maka ini kesempatan yang harus anda ambil, yaitu menyewa lahan parkir di tempat itu, bila pelayananya baik dan memuaskan niscaya banyak langgan yang memarkirkan kendaraannya di tempat Sahabat, sekalian Sahabat sanggup berjualan sedikit kepeluan karyawan itu menyerupai air meneral, minuman segar dan kebutuhan ringan lainnya.

10. Bisnis jasa antar jemput buruh atau karyawan

Bila pabrik ataupun perusahaan tempat buruh tidak mneyediakan akomodasi anatar jemput, mungkin ini sebuah kesempatan Sahabat untuk membuka perjuangan antar jemput karyawan atau buruh pabrik.
Untuk memulai sobat sanggup memualainya dari tetangga atau mitra bersahabat Sahabat, layani mereka dengan pelayanan prima, lambat laun jasa Sahabat akan terdengar ke Karyawan atau Buruh lain, dan bukan mustahil mereka juga akan memakai jasa Sahabat, ingat Pelayanan dan pertimbangan harga juga harus sobat pelajari.

11. Berjualan sayuran dan ikan.

Sebagain buruh atau karyawan mungkin banyak yang masih sempat pulang dan memasak sendiri ketimbang membeli di jalan, untuk itu Sahabat juga sanggup berjualan Sayuran segar dan beberapa Jenis ikan di tempat bersahabat tempat pabrik atau di tepi jalan yang sering di lalui oleh karyawan maupun buruh.
Atur barang dagangan anada semenarik mungkin, jaga kualitasnya dan tawarkan dengan penuh keramahan.

Dan masih banyak lagi peluang bisnis di tempat industri bila Sahabat sanggup menganalisanya secara mendalam, berbeda lingkungan dan berbeda tempat maka akan berbeda kebutuhan dan juga berbeda gaya hidupnya. Kaprikornus pada dasarnya baca peluang, lakukan pelayanan prima, informasikan dan berusaha untuk menekan harga biar sanggup terjangkau atau bahkan lebih murah dari pasaran.


Demikian sekilas perihal cara menentukan bisnis yang cocok di tempat Industri. Terimkasih sudah mampir di caraopi.blogspot.com. mudah-mudahan bermanfaat, dan silahkan mampir lagi alasannya caraopi akan selalu menghadirkan tema yang sungguh menarik dan tentunya bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Memilih Bisnis Yang Cocok Di Daerah Industri"

Posting Komentar